Pembiayaan Investasi CNAF Tumbuh 3% Jadi Rp 821 Miliar pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan multifinance, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan piutang pembiayaan investasi sebesar Rp 821 miliar pada kuartal I-2026.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, angka tersebut tumbuh 3% secara tahunan mencerminkan pembiayaan investasi masih mencatatkan pertumbuhan meski belum agresif.

Salah satu tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan investasi adalah risiko dari kondisi ekonomi global saat ini yang tidak menentu.


Baca Juga: Bank Mandiri Janji Tambahan Dana SAL Akan Disalurkan ke Sektor Produktif

"Hal ini memberikan tekanan kepada daya beli masyarakat sehingga ekspansi bisnispun berpotensi tertahan dan memberikan dampak terhadap penyaluran pembiayaan investasi menjadi tidak tumbuh agresif," kata Ristiawan kepada Kontan, Selasa (21/4/2026).

Kendati demikian, CNAF memproyeksikan pembiayaan investasi masih memiliki peluang untuk tumbuh positif meski dengan skema yang lebih selektif dan terarah pada sepanjang tahun 2026 ini.

"Dengan demikian, penyaluran pembiayaan investasipun juga akan akan lebih fokus pada sektor-sektor yang lebih produktif," lanjutya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan investasi industri multifinance per Februari 2026 mencapai Rp 167,92 triliun, turun 2,89% secara year on year (yoy). Porsi pembiayaan investasi tercatat sebesar 32,79% dari total portofolio pembiayaan multifinance.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News