JAKARTA. Bisnis pembiayaan perumahan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan (multifinance) seolah jalan ditempat. Tingginya bunga KPR multifinance ini membuat konsumen kurang tertarik. "Persyaratan untuk menjaring konsumen KPR saja sudah sulit, tidak semudah menjaring konsumen kendaraan bermotor," ujar Direktur Pemasaran Ciptadana Finance Hardi Sentosa kepada KONTAN, Kamis (24/6). Alhasil, bisnis ini masih belum bisa menopang pertumbuhan perusahaan pembiayaan. Makanya, Ciptadana Finance belum berani memasang target tinggi. Di tahun 2010, Ciptadana Finance hanya mematok penyaluran pembiayaan perumahan sebesar Rp 75 miliar. Target tersebut naik 50% dari penyaluran pembiayaan perumahan di tahun 2009 yang sebesar Rp 50 miliar.
Pembiayaan KPR Multifinance Terhambat Bunga
JAKARTA. Bisnis pembiayaan perumahan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan (multifinance) seolah jalan ditempat. Tingginya bunga KPR multifinance ini membuat konsumen kurang tertarik. "Persyaratan untuk menjaring konsumen KPR saja sudah sulit, tidak semudah menjaring konsumen kendaraan bermotor," ujar Direktur Pemasaran Ciptadana Finance Hardi Sentosa kepada KONTAN, Kamis (24/6). Alhasil, bisnis ini masih belum bisa menopang pertumbuhan perusahaan pembiayaan. Makanya, Ciptadana Finance belum berani memasang target tinggi. Di tahun 2010, Ciptadana Finance hanya mematok penyaluran pembiayaan perumahan sebesar Rp 75 miliar. Target tersebut naik 50% dari penyaluran pembiayaan perumahan di tahun 2009 yang sebesar Rp 50 miliar.