Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak 8 Kali Lipat pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatatkan lonjakan signifikan pada penyaluran pembiayaan mobil baru sepanjang kuartal I-2026. 

Direktur Utama BRI Finance Wahyudi Darmawan mengklaim, hingga Maret 2026, penyaluran pembiayaan mobil baru tumbuh hampir delapan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Penyaluran pembiayaan mobil baru pada kuartal I terutama dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, suku bunga, dan tren penjualan otomotif di awal tahun," ujarnya kepada Kontan, Selasa (14/4/2026).


Baca Juga: Penerapan Co-sharing Dalam POJK 20/2023 Masih Jadi Tantangan bagi Industri Asuransi

Selain itu, kebijakan uang muka (down payment/DP), tingkat persetujuan kredit, hingga kehati-hatian perusahaan dalam menjaga kualitas pembiayaan turut berperan.

“Momentum musiman seperti Lebaran dan ketersediaan unit kendaraan juga menjadi pendorong tambahan terhadap permintaan pembiayaan,” tambahnya.

Dari sisi portofolio, pembiayaan mobil baru masih menjadi kontributor terbesar bagi perusahaan. Wahudi menyebut, per Maret 2026, segmen ini menyumbang sebesar 37,05% dari total penyaluran pembiayaan BRI Finance.

Di tengah dinamika pasar, BRI Finance juga melakukan penyesuaian strategi penyaluran pembiayaan. Perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan fokus pada segmen yang memiliki profil risiko lebih baik.

Selain itu, BRI Finance juga menyesuaikan skema pembiayaan agar tetap kompetitif dan sesuai dengan kemampuan konsumen. Upaya lain yang dilakukan adalah memperkuat proses analisis kredit serta monitoring portofolio guna menjaga kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan mobil baru masih akan terjaga seiring dengan permintaan yang tetap stabil di beberapa segmen.

Baca Juga: BSI Targetkan Free Float 15% dalam Tiga Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News