KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penyaluran pembiayaan mobil baru dan bekas di industri multifinance terbilang lesu hingga pertengahan tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan mobil baru dan mobil bekas di industri multifinance mencapai Rp 230,47 triliun per Juni 2026. "Nilainya terkontraksi 3,25%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026). Meski mengalami kontraksi hingga Juni 2026, Agusman memperkirakan kinerja segmen pembiayaan kendaraan, termasuk kendaraan listrik, di industri multifinance dapat membaik. Hal itu seiring masih adanya peningkatan permintaan kendaraan, termasuk melalui penyelenggaraan pameran otomotif seperti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS).
Pembiayaan Mobil Baru dan Bekas Multifinance Rp 230,47 Triliun per Juni 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penyaluran pembiayaan mobil baru dan bekas di industri multifinance terbilang lesu hingga pertengahan tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan mobil baru dan mobil bekas di industri multifinance mencapai Rp 230,47 triliun per Juni 2026. "Nilainya terkontraksi 3,25%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026). Meski mengalami kontraksi hingga Juni 2026, Agusman memperkirakan kinerja segmen pembiayaan kendaraan, termasuk kendaraan listrik, di industri multifinance dapat membaik. Hal itu seiring masih adanya peningkatan permintaan kendaraan, termasuk melalui penyelenggaraan pameran otomotif seperti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS).