Pembiayaan Mobil Bekas Adira Finance Hampir Rp 1 Triliun, Pembiayaan Mobil Baru Turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas di tengah tren penurunan penjualan kendaraan baru. Hingga akhir Februari 2026, penyaluran pembiayaan mobil bekas Adira Finance telah mendekati Rp 1 triliun.

Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan, segmen pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan tren peningkatan meskipun pasar kendaraan bermotor secara umum belum sepenuhnya pulih.

“Trennya cenderung membaik dan terus menunjukkan peningkatan,” ujar Gani kepada Kontan, Jumat (6/3/2026).


Baca Juga: Adira Finance Waspadai Dampak Penghentian Insentif Motor Listrik terhadap Pembiayaan

Ia menyebut, kontribusi pembiayaan mobil bekas terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan saat ini relatif stabil di kisaran 12%.

Menurut Gani, segmen mobil bekas masih memiliki potensi positif meskipun tidak lepas dari sejumlah tantangan. Selain persaingan dari program diskon mobil baru, pasar mobil bekas juga mulai menghadapi kompetisi dari kendaraan listrik yang semakin terjangkau.

“Tantangan utama bagi pasar mobil bekas saat ini bukan hanya program diskon mobil baru, tetapi juga hadirnya kendaraan listrik (EV) dengan harga yang semakin terjangkau,” katanya.

Baca Juga: Adira Finance Nilai Pameran Otomotif IIMS 2026 Dorong Kinerja Pembiayaan Kendaraan

Meski demikian, Gani menilai permintaan mobil bekas masih akan tetap terjaga. Pasalnya, mobil bekas masih menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan harga yang lebih fleksibel.

Di sisi kualitas pembiayaan, Adira Finance mencatat rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) berada di level 2,0% hingga Februari 2026. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan sejak Juni tahun lalu.

Baca Juga: Danamon dan Adira Finance Catat Lonjakan SPK 60% di IIMS 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News