Pembiayaan modal ventura naik 11,9%



JAKARTA. Meskipun secara aset hanya naik 2,48%, pembiayaan industri modal ventura di kuartal pertama tahun 2015 ini dapat tumbuh 11,9% (yoy) dari semula Rp 5,92 triliun menjadi Rp 6,62 triliun per Maret 2015. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di triwulan pertama ini, mayoritas perolehan masih berasal dari pembiayaan bagi hasil yang tercatat Rp 4,84 triliun atawa sebesar 79,38%. Lalu diikuti oleh penyertaan saham sekitar Rp 1,07 triliun (12,43%) dan obligasi konversi sebanyak Rp 709 miliar (8,19%). Padahal, di periode sama tahun sebelumnya, dari total pembiayaan modal ventura sebanyak Rp 5,92 triliun, lini pembiayaan bagi hasil tercatat hanya menempati porsi 66,67% atawa sekitar Rp 3,95 triliun. Sedangkan sisanya disumbangkan oleh penyertaan saham sebesar Rp 1,25 triliun (21,13%) dan obligasi konversi sekitar Rp 721,35 miliar (12,17%). Per Maret 2015, aset industri modal ventura terhitung tumbuh 2,48% (yoy) dari Rp 8,44 triliun menjadi Rp 8,65 triliun. Tercatat, per Januari 2015, aset industri masih berkisar Rp 8,92 triliun dan sempat naik tipis menjadi Rp 8,99 triliun sebulan kemudian. Sehingga, angka tersebut terkoreksi sebanyak 3,78% secara month to month di kuartal pertama tahun Kambing Kayu ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan