Pembiayaan Multifinance Afiliasi ATPM Tumbuh 2,29%, Tembus Rp233,28 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kinerja pembiayaan multifinance yang terafiliasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mengalami pertumbuhan.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menerangkan piutang pembiayaan multifinance yang terafiliasi dengan ATPM mencapai Rp 233,28 triliun per Agustus 2026.

"Nilainya tumbuh 2,29%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (8/10).


Agusman mengatakan pertumbuhan pembiayaan tersebut sejalan dengan pembiayaan kendaraan bermotor yang masih menjadi salah satu portofolio utama industri multifinance.

Baca Juga: Roadmap PVML Syariah Dalam Proses Finalisasi OJK, Ditargetkan Terbit 2026

Dia bilang pembiayaan multifinance yang terafiliasi ATPM memakan porsi 45,38% terhadap total piutang pembiayaan industri. Adapun piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 514,08 triliun per Agustus 2026.

Jika ditelaah, porsi pembiayaan multifinance yang terafiliasi ATPM mengalami peningkatan secara year to date. Dalam laporan perkembangan PVML 2025, OJK menyampaikan nilai piutang pembiayaan multifinance yang terafiliasi dengan ATPM mendominasi dengan porsi 44,68%, atau nilainya Rp 227,54 triliun.

Mengenai kinerja industri terbaru, angka Non Performing Financing (NPF) gross multifinance per Agustus 2026 sebesar 3,04%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,03%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News