JAKARTA. Industri pembiayaan masih cukup berat menjalani bisnis di tahun ini. Proyeksi pertumbuhan pembiayaan industri multifinance pun dikoreksi lagi. Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, koreksi dilakukan sejalan dengan lesunya pasar otomotif dan alat berat. Kelesuan permintaan kedua sektor ini membuat multifinance harus memangkas target pertumbuhan bisnis di tahun ini. Awalnya, APPI menargetkan pembiayaan bisa tumbuh sekitar 5% pada tahun ini dibanding 2015. Namun, karena penjualan kendaraan loyo, target tersebut dipangkas menjadi 3%.
Pembiayaan multifinance diprediksi cuma tumbuh 1%
JAKARTA. Industri pembiayaan masih cukup berat menjalani bisnis di tahun ini. Proyeksi pertumbuhan pembiayaan industri multifinance pun dikoreksi lagi. Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, koreksi dilakukan sejalan dengan lesunya pasar otomotif dan alat berat. Kelesuan permintaan kedua sektor ini membuat multifinance harus memangkas target pertumbuhan bisnis di tahun ini. Awalnya, APPI menargetkan pembiayaan bisa tumbuh sekitar 5% pada tahun ini dibanding 2015. Namun, karena penjualan kendaraan loyo, target tersebut dipangkas menjadi 3%.