Pembiayaan Multiguna Multifinance Tembus Rp 257 Triliun, Ini Data Terbaru OJK



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan penyaluran pembiayaan multiguna masih menjadi kontributor terbesar pembiayaan industri multifinance per Agustus 2026.

Secara rinci, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan penyaluran pembiayaan multiguna industri multifinance sebesar Rp 257,38 triliun per Agustus 2026. Segmen itu memakan porsi sebesar 50,07% terhadap total pembiayaan industri.

"Nilai pembiayaan multiguna tumbuh 4,58%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (8/10).


Sementara itu, Agusman menyebut pembiayaan investasi menjadi kontributor terbesar kedua dengan nilai mencapai Rp 169,12 triliun per Agustus 2026. Porsinya sebesar 32,9% terhadap total pembiayaan industri.

Nilai pembiayaan investasi mengalami kontraksi 4,47%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: TWP90 Fintech Lending Naik Jadi 4,73% per Agustus 2026, Ini Penjelasan OJK

Agusman menerangkan pembiayaan modal kerja multifinance sebesar Rp 54,38 triliun per Agustus 2026. Porsinya sebesar 10,58% terhadap total industri. Nilainya tumbuh 5,4%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Dia memproyeksikan pembiayaan modal kerja diperkirakan masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri multifinance ke depannya.

Sebagai informasi, total nilai pembiayaan industri multifinance mencapai Rp 514,08 triliun per Agustus 2026. Nilainya tumbuh 1,68%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Agustus 2026 sebesar 3,04%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,03%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News