Pembiayaan Paylater Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 53,53% per Februari 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan masih menunjukkan pertumbuhan signifikan per Februari 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 12,59 triliun per Februari 2026.

"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 53,53% secara Year on Year (YoY)," ucapnya dalam konferensi resmi RDK OJK, Senin (6/4/2026).


Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL per Februari 2026 tercatat melambat, jika dibandingkan posisi per Januari 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 71,13% YoY menjadi Rp 12,18 triliun per Januari 2026.

Baca Juga: Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Melonjak 30,8% per Februari 2026

Adapun pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Januari 2026 juga melambat, jika dibandingkan posisi per Desember 2025. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 75,05% YoY menjadi Rp 11,94 triliun per Desember 2025.

Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga. Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per Februari 2026 sebesar 2,79%, atau angkanya meningkat atau memburuk dari posisi per Januari 2026 yang sebesar 2,77%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News