Pembiayaan Paylater Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 56,92% per April 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan masih tumbuh signifikan per April 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 12,93 triliun per April 2026.

"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 56,92% secara Year on Year (YoY)," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (5/6/2026).


Baca Juga: Aset Asuransi Komersial Tumbuh 4,65% Jadi Rp 984,2 Triliun per April 2026

Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL per April 2026 tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi per Maret 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 55,85% YoY menjadi sebesar Rp 12,81 triliun per Maret 2026.

Adapun pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Maret 2026 juga tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi per Februari 2026. OJK mencatat, pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 53,53% YoY dengan nilai Rp 12,59 triliun per Februari 2026.

Baca Juga: Asuransi Astra Andalkan Diversifikasi Bisnis di Tengah Lesunya Penjualan Mobil

Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga. Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per April 2026 sebesar  2,99%. Namun, angkanya tercatat memburuk dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 2,51%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News