Pembiayaan Pergadaian Tumbuh 44,60% Jadi Rp 156,61 Triliun per Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas industri pergadaian terus mencatatkan pertumbuhan hingga Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total penyaluran pembiayaan industri pergadaian telah mencapai Rp 156,61 triliun pada periode tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 156,61 triliun per Agustus 2026.

"Nilai itu mengalami pertumbuhan sebesar 44,60%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun tingkat risiko kredit masih terjaga," ujarnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (5/10).


Jika dilihat berdasarkan data OJK, pertumbuhan penyaluran pembiayaan industri pergadaian per Juli 2026 mengalami perlambatan, jika dibandingkan capaian bulan sebelumnya. Adapun penyaluran pembiayaan per Juli 2026 tumbuh sebesar 50,73% secara Year on Year (YoY), dengan nilai Rp 160,78 triliun.

Baca Juga: Pembiayaan Fintech Lending Tembus Rp 106,94 Triliun per Agustus 2026

Secara rinci mengenai kinerja per Agustus 2026, Agusman menyampaikan pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 132,84 triliun. Nilainya mencakup 84,82% dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian.

Sementara itu, OJK mencatat nilai aset industri pergadaian per Agustus 2026 mencapai Rp 187,98 triliun. Nilainya meningkat 44,78%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 129,84 triliun.

Dalam penguatan industri pergadaian, OJK baru-baru ini sudah memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha dari tingkat provinsi menjadi tingkat nasional kepada dua perusahaan pergadaian, yaitu PT Gadai Mulia Sejahtera dan PT Solusi Gadai Pintar.

Dengan demikian, terdapat 7 perusahaan pergadaian berskala nasional, termasuk PT Pegadaian (Persero).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News