KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan motor roda dua tanah air bergairah pada awal tahun 2022. Kenaikan ini turut mempengaruhi pembiayaan motor pada perusahaan pembiayaan atau multifinance yang sebagian besar dari pembiayaan kendaraan. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan domestik sepeda motor sepanjang Januari 2022 tercatat 443.890 unit. Penjualan tersebut naik 14,5% dibandingkan bulan Desember 2021. Sebagai informasi, secara umum, pembiayaan otomotif berkontribusi sekitar 70% dari total pembiayaan industri multifinance. Sejak tahun 2000, bisnis pembiayaan tumbuh pesat dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) 25 %-30%, khususnya di pembiayaan motor.
Misalnya, PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) yang hingga Februari 2022, mencatatkan pembiayaan motor sebanyak Rp 1,76 triliun atau naik sebesar 17% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 1,50 triliun. Baca Juga: Industri Multifinance Mulai Dapatkan Lebih Banyak Pendanaan dari Perbankan Harry Latif, Direktur Portofolio Adira Finance menjelaskan bahwa, peningkatan ini didorong oleh kegiatan ekonomi yang berangsur pulih, adanya perbaikan daya beli masyarakat dan harga komoditas yang relatif tinggi sehingga mendorong ekonomi daerah. "Kontribusi pembiayaan motor hingga periode Februari 2022 tercatat sebesar 39% dari keseluruhan pembiayaan baru perusahaan," kata Harry kepada kontan.co.id, Selasa (16/3). Sementara itu, secara keseluruhan portofolio, perusahaan menargetkan pertumbuhan pembiayaan baru di tahun 2022 sebesar 15%-25% secara YoY menjadi Rp 30 triliun - Rp 32 triliun. Di tahun 2022, Harry mengaku, bahwa Adira Finance akan terus memperkuat dan meningkatkan pangsa pasar di bisnis otomotif dengan menjalankan beberapa rencana strategi lain.