KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan bisnis hingga Juli 2026. Total aset perseroan mencapai Rp19,9 triliun atau tumbuh 13,1% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan penyaluran pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Hingga Juli 2026, pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp13,2 triliun, tumbuh 11,4% YoY.
Baca Juga: UMKM Hadapi Tantangan, Fintech Lending Perlu Lebih Selektif Salurkan Pembiayaan Sementara itu, DPK yang dihimpun mencapai Rp15,3 triliun atau tumbuh 9,9% yoy. Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan, pertumbuhan bisnis tersebut turut didukung upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. “Literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai dua hal yang perlu berjalan bersama. Masyarakat perlu memiliki akses terhadap layanan keuangan syariah, sekaligus memahami karakteristik dan manfaatnya agar dapat menentukan pilihan finansial dengan tepat,” ujar Pranata dalam keterangan resminya, Minggu (13/9/2026). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan BCA Syariah dalam BCA Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pada 11–13 September 2026. Dalam pameran tersebut, BCA Syariah menghadirkan program “Jemput Berkah” yang menawarkan sejumlah produk pembiayaan, mulai dari pembiayaan rumah, kendaraan, hingga emas. Untuk pembiayaan hunian, BCA Syariah menawarkan KPR iB dengan margin tetap mulai setara 7% efektif per tahun.
Baca Juga: APPI: Layanan BNPL Perusahaan Pembiayaan Masih Dibutuhkan Masyarakat Produk tersebut juga dapat dimanfaatkan nasabah yang ingin beralih dari pembiayaan konvensional ke pembiayaan berbasis prinsip syariah. Bagi nasabah karyawan yang mengajukan pembiayaan rumah dari pengembang rekanan, BCA Syariah menyediakan fasilitas
One Day Approval serta
cashback biaya appraisal dalam bentuk saldo tabungan. Sementara itu, pembeli rumah pertama dapat memanfaatkan KPR iB Reguler dengan margin mulai setara 3,69% efektif per tahun melalui skema fixed berjenjang dan pilihan tenor hingga 15 tahun. Di segmen kendaraan, BCA Syariah menawarkan KKB iB dengan margin mulai setara 3% flat per tahun. Produk tersebut memberikan angsuran tetap hingga delapan tahun untuk pembelian kendaraan listrik maupun mobil baru konvensional melalui dealer rekanan. BCA Syariah juga menyediakan Pembiayaan Emas iB untuk kebutuhan investasi. Angsuran produk ini mulai sekitar Rp200.000 per bulan dengan margin setara 10,25% efektif per tahun.
Baca Juga: Fintech Samir Salurkan Pembiayaan Kumulatif Rp 7,8 Triliun ke 5,3 Juta Akun Borrower Selama BCA Expo 2026, nasabah yang mengajukan Pembiayaan Emas iB di lokasi pameran berkesempatan memperoleh bonus e-voucher belanja hingga Rp500.000 dan kartu Flazz senilai Rp100.000. Selain itu, pengunjung yang mengaktifkan aplikasi mobile banking BSya juga dapat memperoleh cashback hingga Rp45.000 serta suvenir. Pranata mengatakan BCA Syariah akan terus memperluas akses layanan perbankan syariah melalui jaringan yang dimiliki perseroan. Saat ini, BCA Syariah didukung 80 jaringan cabang di Indonesia. Perluasan akses tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin mudah memperoleh layanan perbankan syariah.
“Sebagai Sahabat Berkahmu, BCA Syariah terus berupaya mendekatkan solusi tersebut kepada masyarakat, salah satunya melalui program Jemput Berkah yang menghadirkan berbagai produk perbankan syariah sesuai kebutuhan harian maupun investasi,” kata Pranata.
Baca Juga: Laju Pertumbuhan Pembiayaan Syariah Masih Tertinggal dari Kredit Industri Perbankan BCA Expo 2026 sendiri telah digelar secara daring sejak 21 Agustus 2026. Sementara penyelenggaraan secara luring berlangsung di sejumlah kota besar, yakni Surabaya, Malang, Semarang, Jabodetabek, Medan, Bandung, serta ICE BSD City. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News