KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus mencatat pertumbuhan di tengah tantangan akses pendanaan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM dari berbagai sektor jasa keuangan mencapai Rp1.948,72 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 2,16% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan pembiayaan UMKM tersebut berasal dari sejumlah sektor jasa keuangan, mulai dari perbankan, pasar modal, hingga Perusahaan Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pertumbuhan pembiayaan UMKM ditopang oleh seluruh sektor jasa keuangan.
Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948,72 Triliun hingga Juni 2026, Naik 2,16%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus mencatat pertumbuhan di tengah tantangan akses pendanaan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM dari berbagai sektor jasa keuangan mencapai Rp1.948,72 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 2,16% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan pembiayaan UMKM tersebut berasal dari sejumlah sektor jasa keuangan, mulai dari perbankan, pasar modal, hingga Perusahaan Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pertumbuhan pembiayaan UMKM ditopang oleh seluruh sektor jasa keuangan.