Pemerataan Pendidikan, Prabowo Siapkan Studio untuk Siaran Guru Terbaik



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi pemerataan kualitas pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh. 

Pemerintah akan membangun studio terpusat yang memungkinkan guru-guru terbaik mengajar siswa di ribuan sekolah secara bersamaan.

Prabowo mengatakan studio tersebut nantinya menjadi pusat pembelajaran yang menghadirkan guru-guru terbaik untuk berbagai mata pelajaran. Siaran pembelajaran dari studio dapat diakses oleh sekolah-sekolah di berbagai daerah.


"Kita akan membuat studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran jarak jauh yang ribuan sekolah bisa akses," ujar Prabowo  dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara, Usulkan Pimpinan dapat Bintang Kehormatan

Menurutnya, pemerintah akan mengumpulkan guru-guru terbaik untuk mengajarkan berbagai mata pelajaran. Dengan demikian, siswa di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap materi dan pengajaran berkualitas.

"Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik," katanya.

Program tersebut akan didukung dengan digitalisasi sekolah. Prabowo menyebut pemerintah telah membagikan satu layar interaktif untuk setiap sekolah pada 2025.

Selanjutnya, hingga 31 Desember 2026 pemerintah menargetkan penambahan tiga layar interaktif untuk setiap sekolah. Dengan demikian, setiap sekolah di Indonesia ditargetkan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi layar interaktif.

Prabowo mengatakan fasilitas tersebut memungkinkan guru dan siswa mengakses kurikulum serta berbagai konten pembelajaran. Siswa juga dapat mengulang materi apabila belum memahami pelajaran.

"Mereka juga bisa mengulang-ulang pelajaran, kalau mereka tidak menguasai bisa dua kali, tiga kali, mereka juga bisa dari rumah mengakses program ini," tutur Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Buka Opsi Pengadilan Khusus Usut Direksi BUMN, Tapi Beri Peluang Amnesti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News