KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah akan membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global. Regulasi dan lokasi tengah disiapkan untuk menjalankan PFII tersebut. Kredibilitas kelembagaan diproyeksi menjadi salah satu faktor penentu sukses tidaknya adanya PFII. KB Valbury Sekuritas memandang Undang-Undang (UU) PFII berpotensi menjadi katalis struktural multiyear bagi sektor keuangan Indonesia dengan memperdalam pasar modal, memperluas basis investor domestik, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan regional. “Meskipun kerangka hukum menyediakan landasan kelembagaan yang komprehensif, kesuksesan jangka panjang PFII pada akhirnya akan bergantung pada implementasi yang konsisten, kredibilitas kelembagaan, dan kemampuan pemerintah untuk menarik lembaga keuangan yang diakui secara internasional,” ujar Ekonom KB Valbury Sekuritas, Khairunnisa Syahfiraputri dalam risetnya pada 29 Juli 2026.
Pemerintah Akan Bangun PFII, Kredibilitas Kelembagaan Disorot
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah akan membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global. Regulasi dan lokasi tengah disiapkan untuk menjalankan PFII tersebut. Kredibilitas kelembagaan diproyeksi menjadi salah satu faktor penentu sukses tidaknya adanya PFII. KB Valbury Sekuritas memandang Undang-Undang (UU) PFII berpotensi menjadi katalis struktural multiyear bagi sektor keuangan Indonesia dengan memperdalam pasar modal, memperluas basis investor domestik, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan regional. “Meskipun kerangka hukum menyediakan landasan kelembagaan yang komprehensif, kesuksesan jangka panjang PFII pada akhirnya akan bergantung pada implementasi yang konsisten, kredibilitas kelembagaan, dan kemampuan pemerintah untuk menarik lembaga keuangan yang diakui secara internasional,” ujar Ekonom KB Valbury Sekuritas, Khairunnisa Syahfiraputri dalam risetnya pada 29 Juli 2026.