JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menambah 22 SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) di wilayah Jabodetabek dan Semarang pada tahun ini. Pembangunan SPBG ini akan dilakukan oleh PT Pertamina (persero) dengan menggunakan dana dari APBN. Dengan penambahan SPBG ini diharapkan semakin banyak pengguna kendaraan beralih ke bahan bakar gas (BBG). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan, selain 22 SPBG yang akan dibangun oleh Pertamina, PT Perusahaan Gas Nasional (PGN) juga akan membangun 16 SPBG. "Dengan begitu nantinya akan ada 38 SPBG baru,"kata Wiratmaja, akhir pekan lalu. Menurut Wiratmaja, dari 22 SPBG yang akan dibangun, ada empat SPGB yang terancam terlambat beroperasi karena terkendala pembebasan lahan. Lokasi empat SPBG itu tersebar di Semarang, Cilegon, dan Subang.
Pemerintah akan tambah 22 SPBG baru
JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menambah 22 SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) di wilayah Jabodetabek dan Semarang pada tahun ini. Pembangunan SPBG ini akan dilakukan oleh PT Pertamina (persero) dengan menggunakan dana dari APBN. Dengan penambahan SPBG ini diharapkan semakin banyak pengguna kendaraan beralih ke bahan bakar gas (BBG). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan, selain 22 SPBG yang akan dibangun oleh Pertamina, PT Perusahaan Gas Nasional (PGN) juga akan membangun 16 SPBG. "Dengan begitu nantinya akan ada 38 SPBG baru,"kata Wiratmaja, akhir pekan lalu. Menurut Wiratmaja, dari 22 SPBG yang akan dibangun, ada empat SPGB yang terancam terlambat beroperasi karena terkendala pembebasan lahan. Lokasi empat SPBG itu tersebar di Semarang, Cilegon, dan Subang.