JAKARTA. Lembaga kepresidenan bakal makin gemuk jika pemerintah benar-benar membentuk Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Ini akan menambah daftar lembaga sekitar Istana setelah ada Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan Bappenas. Semua lembaga itu memiliki fungsi yang beririsan, yaitu memberikan pertimbangan kepada presiden, dengan pendekatan dan penekanan yang berbeda. Fungsi yang sama juga akan dimiliki oleh KEIN yang kemungkinan bakal dipimpin oleh politisi Partai Amanat nasional (PAN), Sutrisno Bachir. Namun, pemerintah membantah akan terjadi tumpang tindih fungsi dengan menambah lembaga baru. Sekertaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung bilang, tidak akan ada lembaga yang saling over laping.
Pemerintah bantah tugas KEIN tumpang tindih
JAKARTA. Lembaga kepresidenan bakal makin gemuk jika pemerintah benar-benar membentuk Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Ini akan menambah daftar lembaga sekitar Istana setelah ada Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan Bappenas. Semua lembaga itu memiliki fungsi yang beririsan, yaitu memberikan pertimbangan kepada presiden, dengan pendekatan dan penekanan yang berbeda. Fungsi yang sama juga akan dimiliki oleh KEIN yang kemungkinan bakal dipimpin oleh politisi Partai Amanat nasional (PAN), Sutrisno Bachir. Namun, pemerintah membantah akan terjadi tumpang tindih fungsi dengan menambah lembaga baru. Sekertaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung bilang, tidak akan ada lembaga yang saling over laping.