KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mencari alternatif pasokan impor bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis RON 90. Beberapa negara yang menjadi incaran diversifikasi pasokan minyak mentah maupun produk olahan tersebut yakni India dan China. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Muhammad Ishak Razak menilai, struktur pengadaan BBM domestik saat ini masih didominasi dari satu negara. Menurutnya, diversifikasi impor ini cukup strategis dalam menjaga kelancaran pasokan BBM bersubsidi di tanah air. "Saat ini masih di dominasi Singapura. Peluang pasokan alternatif dari India dan China cukup terbuka mengingat kapasitas kilang kedua negara yang besar dan orientasi ekspor (khususnya India), dengan fokus utama pada RON 90 untuk kontrak jangka panjang," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/10/2026).
Pemerintah Berburu Pasokan BBM dari China-India, Ekonom: Singapura Masih Mendominasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mencari alternatif pasokan impor bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis RON 90. Beberapa negara yang menjadi incaran diversifikasi pasokan minyak mentah maupun produk olahan tersebut yakni India dan China. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Muhammad Ishak Razak menilai, struktur pengadaan BBM domestik saat ini masih didominasi dari satu negara. Menurutnya, diversifikasi impor ini cukup strategis dalam menjaga kelancaran pasokan BBM bersubsidi di tanah air. "Saat ini masih di dominasi Singapura. Peluang pasokan alternatif dari India dan China cukup terbuka mengingat kapasitas kilang kedua negara yang besar dan orientasi ekspor (khususnya India), dengan fokus utama pada RON 90 untuk kontrak jangka panjang," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/10/2026).