KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana memberikan bunga rendah untuk kredit mikro di bawah 10%, dari awalnya yang mencapai dari 24%. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menilai kebijakan tersebut akan memberikan dampak terhadap kinerja industri penjaminan apabila diterapkan. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan dampaknya bisa positif karena dapat mendorong permintaan kredit, serta meningkatkan kinerja Imbal Jasa Penjaminan (IJP). Namun, Agus menyebut terdapat sejumlah risiko dari adanya kebijakan tersebut nantinya. "Risikonya, yakni potensi penyaluran ke debitur berisiko dan keterlambatan subsidi yang mengganggu arus kas penjaminan," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (21/5/2026).
Pemerintah Berencana Beri Bunga Kredit Mikro di Bawah 10%, Ini Dampak ke Penjaminan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana memberikan bunga rendah untuk kredit mikro di bawah 10%, dari awalnya yang mencapai dari 24%. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menilai kebijakan tersebut akan memberikan dampak terhadap kinerja industri penjaminan apabila diterapkan. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan dampaknya bisa positif karena dapat mendorong permintaan kredit, serta meningkatkan kinerja Imbal Jasa Penjaminan (IJP). Namun, Agus menyebut terdapat sejumlah risiko dari adanya kebijakan tersebut nantinya. "Risikonya, yakni potensi penyaluran ke debitur berisiko dan keterlambatan subsidi yang mengganggu arus kas penjaminan," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (21/5/2026).