KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah membuka opsi untuk memangkas alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipatok sebesar Rp 335 triliun tahun ini. Namun, pemangkasan ini baru akan dilakukan jika defisit anggaran melampaui batas 3% dari APBN 2026 akibat lonjakan harga minyak dunia. Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menilai langkah pemerintah tersebut masih terkesan ragu-ragu. Ia melihat syarat defisit 3% menunjukkan pemerintah belum sepenuhnya berniat melakukan efisiensi pada program jumbo tersebut. “Iya, sebenarnya kan kalau pakai cara seperti itu kan sepertinya ini ya bahwa rencana MBG untuk dipangkas itu jadi seperti ada setengah hati, ada keraguan-keraguan gitu. Jadi saya melihat seperti itu, jadi enggak, enggak niat untuk memangkas,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (8/3/2026).
Pemerintah Buka Opsi Pangkas Anggaran MBG, Pengamat Sarankan Penerima Dipersempit
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah membuka opsi untuk memangkas alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipatok sebesar Rp 335 triliun tahun ini. Namun, pemangkasan ini baru akan dilakukan jika defisit anggaran melampaui batas 3% dari APBN 2026 akibat lonjakan harga minyak dunia. Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menilai langkah pemerintah tersebut masih terkesan ragu-ragu. Ia melihat syarat defisit 3% menunjukkan pemerintah belum sepenuhnya berniat melakukan efisiensi pada program jumbo tersebut. “Iya, sebenarnya kan kalau pakai cara seperti itu kan sepertinya ini ya bahwa rencana MBG untuk dipangkas itu jadi seperti ada setengah hati, ada keraguan-keraguan gitu. Jadi saya melihat seperti itu, jadi enggak, enggak niat untuk memangkas,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (8/3/2026).
TAG: