Pemerintah Dorong PLN Tambah Pasokan Listrik Bagi Industri Nikel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk meningkatkan pasokan listrik bagi industri khususnya sektor hilirisasi mineral.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengungkapkan, hilirisasi memegang peranan utama guna mendukung transisi energi.

Terlebih, Indonesia memiliki keunggulan dalam sumber daya alam berupa cadangan mineral yang besar, sehingga bisa dijadikan modal untuk pengembangan energi bersih menggantikan energi fosil.


"Mineral ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan lainnya. Selain itu berguna untuk pembuatan kabel transmisi dan distribusi, hingga baterai kendaraan listrik," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (15/3). 

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan BBM Subsidi Sesuai Kuota Pemerintah

Untuk itu, Agus menyebut bahwa fasilitas pemurnian atau smelter perlu mendapatkan support dari pemerintah dan seluruh stakeholder agar hilirisasi dapat berjalan dengan baik. Dengan kata lain, kolaborasi dan sinergisitas yang berkelanjutan akan menentukan arah hilirisasi mineral nantinya.

"Salah satu dukungan yang diperlukan adalah ketersediaan tenaga listrik untuk smelter. Dengan pasokan listrik yang andal, maka diharapkan smelter akan memproduksi turunan mineral sesuai dengan target yang telah ditetapkan," tuturnya.

Sementara itu, sebagai stakeholder di bidang ketenagalistrikan di Indonesia, PT PLN (Persero) turut mendukung program-program pemerintah terkait hilirisasi mineral melalui penyediaan listrik yang cukup dan andal bagi para pelaku industri.

Komitmen ini ditandai dengan Penandatanganan Amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Penambahan Daya Konsumen Tegangan Tinggi antara PLN dengan PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) pada Selasa lalu (5/3) di Jakarta.

Melalui kerja sama ini, PLN bakal menambah daya pasokan dari 100 Mega Volt Ampere (MVA) ke 300 MVA untuk PT KFI.

Baca Juga: Jaga Daya Beli Jelang Lebaran, Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2024

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, upaya mendukung hilirisasi sektor mineral terus dilakukan PLN melalui penyediaan listrik yang andal dan kompetitif. Komitmen ini pun sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia dalam menggenjot hilirisasi industri.

"Pasokan listrik andal memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan perekonomian termasuk untuk segmen industri. PLN berkomitmen mendukung upaya hilirisasi sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertambangan," kata Darmawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi