JAKARTA. Pemerintah menargetkan produksi gula rafinasi naik dari 2,1 juta ton per tahun menjadi 3,3 juta ton dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, permintaan gula rafinasi dari industri lokal, semisal industri makanan dan minuman, terus meningkat. Namun, target ini sulit tercapai lantaran bahan baku gula mentah alias raw sugar Indonesia masih 100% bergantung pada pasokan impor. Itulah sebabnya pemerintah dan pelaku usaha kini tengah menyusun matriks tentang kebutuhan raw sugar. Selanjutnya mereka akan mendirikan 15 pabrik gula mentah di dalam negeri. "Dengan adanya pabrik gula mentah di dalam negeri, ketergantungan impor akan lepas dan produksi rafinasi meningkat," kata Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi (AGRI) M. Yamin, pekan lalu.
Pemerintah Gemukkan Produksi Gula Rafinasi
JAKARTA. Pemerintah menargetkan produksi gula rafinasi naik dari 2,1 juta ton per tahun menjadi 3,3 juta ton dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, permintaan gula rafinasi dari industri lokal, semisal industri makanan dan minuman, terus meningkat. Namun, target ini sulit tercapai lantaran bahan baku gula mentah alias raw sugar Indonesia masih 100% bergantung pada pasokan impor. Itulah sebabnya pemerintah dan pelaku usaha kini tengah menyusun matriks tentang kebutuhan raw sugar. Selanjutnya mereka akan mendirikan 15 pabrik gula mentah di dalam negeri. "Dengan adanya pabrik gula mentah di dalam negeri, ketergantungan impor akan lepas dan produksi rafinasi meningkat," kata Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi (AGRI) M. Yamin, pekan lalu.