JAKARTA. Total dividen interim yang bakal ditarik Pemerintah dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turun menjadi Rp 1,6 triliun, dari sebelumnya Rp 2,5 triliun. Selain itu, Kementerian Negara BUMN juga batal mengambil dividen tambahan dari PT Pertamina sebesar Rp 500 miliar.Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said Didu mengatakan, keputusan untuk menurunkan nilai dividen tersebut sudah diarahkan ke masing-masing BUMN. Penurunan itu terjadi karena kebutuhan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009 tidak terlalu besar."Kita tinggal tunggu mereka bayar,” kata Said Didu di Jakarta. Pembayaran dividen pemerintah dilakukan setelah perusahaan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Pemerintah Hanya Tarik Dividen Rp 1,6 Triliun dari BUMN
JAKARTA. Total dividen interim yang bakal ditarik Pemerintah dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turun menjadi Rp 1,6 triliun, dari sebelumnya Rp 2,5 triliun. Selain itu, Kementerian Negara BUMN juga batal mengambil dividen tambahan dari PT Pertamina sebesar Rp 500 miliar.Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said Didu mengatakan, keputusan untuk menurunkan nilai dividen tersebut sudah diarahkan ke masing-masing BUMN. Penurunan itu terjadi karena kebutuhan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009 tidak terlalu besar."Kita tinggal tunggu mereka bayar,” kata Said Didu di Jakarta. Pembayaran dividen pemerintah dilakukan setelah perusahaan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).