Pemerintah Imbau Masyarakat Tunda Umrah di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda keberangkatan umrah menyusul memanasnya konflik antara Israel dan Iran yang juga melibatkan Amerika Serikat (AS).

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan warga negara Indonesia.

Baca Juga: Panglima TNI Tetapkan Status Siaga 1, Ini Alasanya


Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah keselamatan warga negara, mengingat dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang masih sangat tidak menentu.

“Kita tidak tahu eskalasi konflik di Timur Tengah akan seperti apa, karena dinamikanya sangat cepat dan setiap saat bisa mengalami perubahan,” ujar Dahnil kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3/2026).

Menurut Dahnil, opsi penundaan keberangkatan juga akan dipertimbangkan dalam pelaksanaan ibadah haji 2026 apabila situasi keamanan di kawasan tersebut belum kondusif.

Ia menyebutkan, sesuai rencana awal, keberangkatan jamaah haji kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026.

Baca Juga: BSKDN Kemendagri Tekankan Pentingnya Sistem Merit dalam Pengelolaan ASN

Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan keselamatan seluruh jamaah.

“Jadi kita akan memitigasi semua pilihan-pilihan yang terbaik agar keselamatan jamaah tetap terjaga,” ujar Dahnil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News