Pemerintah India Selidiki Dugaan Limbah Pabrik Tata Electronics Kontaminasi Air



KONTAN.CO.ID - HOSUR. State Pollution Control Boards (SPCB), otoritas kesehatan negara bagian India, tengah menyelidiki pabrik Tata Electronics di Hosur, negara bagian Tamil Nadu. Pabrik yang jadi pemasok komponen iPhone ini diduga membuang cairan yang mengontaminasi lahan pertanian sekitar.

Reuters melaporkan, Jumat (19/6/2026), berdasarkan dokumen otoritas kesehatan, akibat cairan terkontaminasi tersebut, beberapa petani di negara bagian tersebut diketahui mengeluhkan masalah kulit.

Pabrik Tata Electronics tersebut menerima pemberitahuan peringatan dari SPCB pada 25 Mei karena diduga mencemari air tanah di lahan pertanian yang berdekatan.


Baca Juga: Negosiasi Perdamaian AS-Iran di Swiss Batal, Harga Minyak Kembali Memanas

Pengawasan terhadap pabrik Tata ini menyusul keluhan dari para petani, yang menyebabkan SPCB Tamil Nadu meminta penjelasan dari perusahaan dan memperingatkan bahwa pabriknya dapat ditutup.

Tata mengatakan dalam sebuah pernyataan minggu ini, dewan polusi telah menghentikan penyelidikannya setelah mengkonfirmasi bahwa analisis sampel air yang baru dikumpulkan dari dalam fasilitas tersebut tidak menunjukkan adanya kontaminasi.

SPCB dan pemerintah negara bagian tidak menanggapi permintaan konfirmasi Reuters. Apple dan Tata juga tidak menanggapi permintaan Reuters.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran

Pabrik Tata Electronics tersebut dibuka pada tahun 2021. Pabrik ini memproduksi penutup belakang iPhone dan beberapa komponen lainnya.

Menurut sumber pemerintah dan sebuah surat, petugas kesehatan di distrik tersebut telah melakukan penyelidikan setidaknya sejak akhir Mei setelah keluhan petani tentang pabrik tersebut.

Menurut surat tertanggal 27 Mei yang dikirim oleh Anish Parvin, seorang petugas medis pemerintah di desa Ullugurukkai, tempat pabrik itu berada, kepada Institut Pengendalian Vektor dan Zoonosis milik negara di Hosur, inspeksi kesehatan menemukan bahwa pembuangan limbah dari pabrik Tata telah menyebabkan bau busuk yang parah dan membuat air tidak layak untuk diminum hewan.

Baca Juga: Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 15 Orang, Ketegangan Kembali Memanas

"Limbah cair yang dilepaskan dari Tata Electronics telah menumpuk di lahan pertanian terdekat dan mencemari air bersih yang ada di sumur-sumur di dekatnya. Juga dilaporkan bahwa orang-orang mengalami masalah kesehatan terkait kulit akibat kontaminasi ini," isi surat tersebut, yang juga telah dilihat Reuters.

Parvin mengatakan kepada Reuters, ia menerima keluhan dari petani tentang masalah kesehatan, meskipun belum ada kasus yang terbukti secara klinis.

Sumber pemerintah menuturkan, dua sampel air dari lahan pertanian telah diserahkan oleh petugas kesehatan ke laboratorium pemerintah negara bagian untuk diuji. Kedua sampel tersebut dinyatakan positif mengandung E. coli.

Tamil Nadu merupakan pusat manufaktur utama. Selain pabrik perakitan iPhone Tata, negara bagian ini juga menampung tempat produksi Samsung serta Hyundai Motor, juga mengoperasikan pabrik-pabrik besar.