KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wachjudi, memberikan respons hati-hati terhadap keputusan pemerintah untuk menaikkan Harga Jual Eceran (HJE) rokok pada tahun 2025. Menurut Benny, kebijakan ini merupakan hal baru dan agak sulit untuk diprediksi dampaknya. "Kenaikan HJE ini merupakan hal baru, agak sulit menduga. Kita lihat dulu PMK seperti apa," ujarnya saat dikonfirmasi KONTAN, Senin (2/12) mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan mengatur penyesuaian tersebut.
Baca Juga: Gappri Sebut Kenaikan HJE 2025 Berisiko Perburuk Peredaran Rokok Ilegal Merujuk pada laporan keuangan di BEI, emiten besar di sektor ini, seperti PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), melaporkan penurunan laba yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2024.