Pemerintah Melelang 8 Seri SUN, Target Indikatif Rp 28,5 Triliun pada Selasa (31/10)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada Selasa (31/10). Pada lelang SUN kali ini, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp 19 triliun–Rp 28,5 triliun.

Berdasarkan keterangan dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, terdapat delapan (8) seri SUN yang akan dilelang mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Lelang bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2023.

Berikut rincian dari delapan seri SUN yang akan ditawarkan pada lelang Selasa (31/10) :


1.     SPN12240201 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 1 Februari 2024 dengan tingkat imbalan diskonto

2.     SPN12240725 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 25 Juli 2024 dengan tingkat imbalan diskonto

3.     FR0101 (New issuance) akan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2029 dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) dan akan ditetapkan pada tanggal 31 Oktober 2023

4.     FRSDG001 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2030 dengan tingkat kupon sebesar 7,37%

5.     FR0100 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Februari 2034 dengan tingkat imbalan sebesar 6,62%

6.     FR0098 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2038 dengan tingkat imbalan sebesar 7,12%

7.     FR0097 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2043 dengan tingkat imbalan sebesar 7,12%

8.     FR0089 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 15 Agustus 2051 disertai tingkat imbalan sebesar 6,87%

Baca Juga: Utang Pemerintah pada September 2023 Meningkat Jadi Rp 7.891,61 Triliun

Pada lelang ini kembali ditawarkan Seri FRSDG001 yang merupakan seri Sustainable Development Goals (SDGsBond pertama yang ditawarkan melalui lelang di pasar perdana domestik. Penerbitan seri SDGs Bond melalui lelang ini melengkapi program penerbitan Sustainable Development Goals (SDGsBond yang sudah dilakukan di pasar global tahun 2021.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati