JAKARTA. Pemerintah terus genjot perbaikan kinerja arus barang terkait impor maupun ekspor. Salah satunya dengan INSW (Indonesia National Single Window). Sistem INSW menampung semua database perijinan berdasarkan peraturan dari Instansi Teknis (GA-Government Agency) meliputi larangan dan pembatasan di bidang impor. Sejumlah menteri meninjau sistem ini guna memastikan pelayanan ekspor impor tetap baik, Senin (6/2). Sistem ini dipercaya bisa meningkatkan pelayanan ekspor impor sehingga bisa meningkatkan volume ekspor dan impor ditengah pelambatan ekonomi global. Berdasarkan data INSW dokumen izin impor per 6 Febuari 2016 sebanyak 246, sedangkan ekspor sebanyak 236. Lalu dokumen pabeanan impor sebanyak 1.156, serta dokumen pabeanan ekspor 1.712.
Pemerintah puas dengan kinerja INSW
JAKARTA. Pemerintah terus genjot perbaikan kinerja arus barang terkait impor maupun ekspor. Salah satunya dengan INSW (Indonesia National Single Window). Sistem INSW menampung semua database perijinan berdasarkan peraturan dari Instansi Teknis (GA-Government Agency) meliputi larangan dan pembatasan di bidang impor. Sejumlah menteri meninjau sistem ini guna memastikan pelayanan ekspor impor tetap baik, Senin (6/2). Sistem ini dipercaya bisa meningkatkan pelayanan ekspor impor sehingga bisa meningkatkan volume ekspor dan impor ditengah pelambatan ekonomi global. Berdasarkan data INSW dokumen izin impor per 6 Febuari 2016 sebanyak 246, sedangkan ekspor sebanyak 236. Lalu dokumen pabeanan impor sebanyak 1.156, serta dokumen pabeanan ekspor 1.712.