KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan telah menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (8/11). Berdasarkan data DJPPR, total penawaran yang masuk pada lelang kali ini sebesar Rp 22,98 triliun. Walau masih mini, namun jumlah penawaran yang masuk lebih tinggi jika dibandingkan lelang SUN dua pekan lalu yang senilai Rp 17,08 triliun. Dari total penawaran yang masuk hari ini, pemerintah menyerap sebanyak Rp 10 triliun, memenuhi target indikatif pada lelang kali ini. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding serapan pada lelang SUN di 25 Oktober 2022 yang menawarkan delapan seri dengan nilai Rp 12,15 triliun.
- SPN03230208 dengan tanggal jatuh tempo pada 8 Februari 2023. Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp 2,19 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 4,26%.
- SPN12231109 dengan tanggal jatuh tempo pada 9 November 2023. Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp 2,07 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 1,5 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 4,8%.
- FR0095 dengan tanggal jatuh tempo 15 Agustus 2028. Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp 7,41 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 6,49 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,35%.
- FR0096 dengan tanggal jatuh tempo 15 Februari 2033. Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp 9,98 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 950 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 7,61%.
- FR0098 dengan tanggal jatuh tempo 15 Juni 2038. Jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 740 miliar. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 40 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 7,50%.
- FR0097 dengan tanggal jatuh tempo 15 Juni 2043. Jumlah penawaran yang masuk Rp 430 miliar. Jumlah nominal yang dimenangkan Rp 10 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 7,53%.
- FR0089 dengan tanggal jatuh tempo 15 Agustus 2051. Jumlah penawaran yang masuk Rp 143 miliar. Jumlah nominal dimenangkan Rp 10 miliar dengan yield rata-rata tertimbang Rp 7,59%.