KONTAN.CO.ID - MADINAH. Pemerintah mulai mendistribusikan uang saku atau living cost bagi jemaah haji Indonesia seiring dimulainya operasional haji 1447 Hijriah/2026. Setiap jemaah menerima sebesar 750 riyal Arab Saudi (SAR) atau sekitar Rp 3,1 juta, yang dibagikan saat berada di asrama haji embarkasi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa pembagian living cost menjadi bagian dari layanan terpadu (One Stop Service) yang diterapkan di seluruh asrama haji tahun ini. Skema ini dirancang untuk mempermudah jemaah dalam memenuhi seluruh kebutuhan administrasi dan persiapan sebelum keberangkatan. Menurutnya, layanan di asrama kini mencakup berbagai proses penting dalam satu waktu dan lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan akhir, distribusi perlengkapan, dokumen perjalanan, hingga pembagian living cost. Dengan sistem ini, jemaah tidak perlu bolak-balik mengurus keperluan di tempat berbeda.
Pemerintah Serahkan Uang Saku dan Kartu Nusuk Jemaah Haji di Embarkasi
KONTAN.CO.ID - MADINAH. Pemerintah mulai mendistribusikan uang saku atau living cost bagi jemaah haji Indonesia seiring dimulainya operasional haji 1447 Hijriah/2026. Setiap jemaah menerima sebesar 750 riyal Arab Saudi (SAR) atau sekitar Rp 3,1 juta, yang dibagikan saat berada di asrama haji embarkasi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa pembagian living cost menjadi bagian dari layanan terpadu (One Stop Service) yang diterapkan di seluruh asrama haji tahun ini. Skema ini dirancang untuk mempermudah jemaah dalam memenuhi seluruh kebutuhan administrasi dan persiapan sebelum keberangkatan. Menurutnya, layanan di asrama kini mencakup berbagai proses penting dalam satu waktu dan lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan akhir, distribusi perlengkapan, dokumen perjalanan, hingga pembagian living cost. Dengan sistem ini, jemaah tidak perlu bolak-balik mengurus keperluan di tempat berbeda.
TAG: