JAKARTA. Harga minyak dunia terus mengalami penurunan. Dalam catatan kontan.co.id hingga pukul 20.30 WIB harga minyak mentah bertengger di kisaran US$ 36,31 per barrel. Harga minyak ini merupakan angka terendah semenjak Februari 2009. Tren luruhnya harga minyak mentah dunia ini jelas meresahkan bagi pengusaha produsen minyak. Mereka khawatir jika harga terus longsor seperti sekarang, maka makin mendekati ongkos produksi di sumur–sumur minyak yang mereka kelola. Secara hitungan kasar Indonesian Petroleum Association (IPA) saat ini rata-rata ongkos produksi minyak di hulu rerata kisaran US$ 30 per barel. Karena itulah, Direktur IPA Sammy Hamzah menyebut, saat ini pelaku industri migas terus memantau secara hati-hati pergerakan harga minyak. Kondisi ini jelas membuat pengusaha minyak akan jauh lebih berhati-hati dalam menetapkan rencana investasi mereka pada tahun depan.
Pemerintah siap tawarkan insentif bagi hasil migas
JAKARTA. Harga minyak dunia terus mengalami penurunan. Dalam catatan kontan.co.id hingga pukul 20.30 WIB harga minyak mentah bertengger di kisaran US$ 36,31 per barrel. Harga minyak ini merupakan angka terendah semenjak Februari 2009. Tren luruhnya harga minyak mentah dunia ini jelas meresahkan bagi pengusaha produsen minyak. Mereka khawatir jika harga terus longsor seperti sekarang, maka makin mendekati ongkos produksi di sumur–sumur minyak yang mereka kelola. Secara hitungan kasar Indonesian Petroleum Association (IPA) saat ini rata-rata ongkos produksi minyak di hulu rerata kisaran US$ 30 per barel. Karena itulah, Direktur IPA Sammy Hamzah menyebut, saat ini pelaku industri migas terus memantau secara hati-hati pergerakan harga minyak. Kondisi ini jelas membuat pengusaha minyak akan jauh lebih berhati-hati dalam menetapkan rencana investasi mereka pada tahun depan.