Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 3,8 Triliun untuk Pembukaan 76 Juta Rekening Gratis



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah mengungkap anggaran yang dibutuhkan untuk program pembukaan rekening gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas mencapai Rp 3,84 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebutuhan anggaran tersebut dihitung berdasarkan hasil rekonsiliasi data masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

"Rekening gratis kami juga sudah laporkan kepada Pak Presiden bahwa untuk rekening gratis ini dari hasil rekap itu ada sekitar yang sudah di atas usia 17 tahun, belum punya rekening itu ada jumlah tertentu," ujar Airlangga kepada awak media di Jakarta, Rabu (23/9/2026).


Baca Juga: BI Pertahankan BI-Rate 5,75%, Ini Bauran Kebijakan Moneter hingga Sistem Pembayaran

Ia menjelaskan, pemerintah menghitung kebutuhan dana dengan asumsi memberikan Rp 50.000 untuk setiap rekening yang dibuka.

"Tinggal dibagi saja Rp 3,84 triliun dibagi Rp 50.000," jelas Airlangga.

Dalam hitungan Kontan, dengan kebutuhan dana Rp 3,84 triliun, jumlah rekening yang menjadi sasaran mencapai sekitar 76,8 juta rekening.

Meski demikian, Airlangga menyebut pemerintah masih membahas skema lanjutan program tersebut bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

"Kalau kita kasih Rp 50.000 itu bisa Rp 3,84 triliun. Nah ini kita mau melihat dengan Menteri Keuangan program lanjutan seperti apa," kata Airlangga.

Selain itu, Airlangga menyebut pemerintah juga akan menyiapkan program lanjutan agar rekening yang dibuka tidak menjadi rekening dormant atau tidak aktif.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Eksternal, BI Tekankan Penguatan Kinerja Neraca Pembayaran

Hal ini karena masyarakat berusia 17 tahun atau yang belum menikah belum seluruhnya masuk dalam penerima bantuan sosial (bansos) yang selama ini diberikan pemerintah.

"Karena kita tahu bahwa ada bansos itu kan diberikan kepada mereka yang sudah menikah. Jadi kalau yang usia 17 atau belum menikah kan kita sedang melihat program apa yang bisa diberikan kepada mereka supaya rekeningnya tidak dormant," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News