JAKARTA. Pemerintah mempersiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menjembatani miss match tenaga kerja di sektor konstruksi. Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar, yang akan digelontorkan untuk program pendamping stimulus infrastruktur tersebut. Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono mengatakan, kendala terbesar dalam program pembangunan infrastruktur padat karya adalah menyiapkan tenaga kerja non-konstruksi ke sektor konstruksi. "Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menyiapkan orang yang bukan di sektor konstruksi masuk ke sektor konstruksi. Akan ada jobs kill miss match atau ketidaksesuaian antara job dan skill," kata Bambang di Jakarta, Selasa (25/2).
Pemerintah Siapkan BLK untuk Sektor Konstruksi
JAKARTA. Pemerintah mempersiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menjembatani miss match tenaga kerja di sektor konstruksi. Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar, yang akan digelontorkan untuk program pendamping stimulus infrastruktur tersebut. Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono mengatakan, kendala terbesar dalam program pembangunan infrastruktur padat karya adalah menyiapkan tenaga kerja non-konstruksi ke sektor konstruksi. "Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menyiapkan orang yang bukan di sektor konstruksi masuk ke sektor konstruksi. Akan ada jobs kill miss match atau ketidaksesuaian antara job dan skill," kata Bambang di Jakarta, Selasa (25/2).