JAKARTA. Pemerintah sudah membentuk tim untuk menilai harga wajar divestasi saham 10,64% milik PT Freeport Indonesia senilai US$ 1,7 miliar. Saat ini, tim tersebut tengah memvaluasi harga berdasarkan parameter-parameter saham Freeport dihitung sampai kontraknya berakhir di tahun 2021. Asal tahu saja, hitungan nilai divestasi yang ditawarkan Freeport senilia US$ 1,7 miliar merupakan hitungan cadangan hingga tahun 2041. Maka demikian, hitungan tersebut masih terhitung tidak wajar. Sehingga tim divestasi ini bakalĀ menawar harga serendah-rendahnya. Pasalnya masa kontrak Freeport terhitung hanya tinggal lima tahun lagi. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Aloysius Kiik Ro mengatakan, bahwa Kementerian BUMN sudah memiliki hitungan sendiri mengenai harga wajar Freeport terhitung sampai kontraknya berakhir.
Pemerintah siapkan parameter divestasi Freeport
JAKARTA. Pemerintah sudah membentuk tim untuk menilai harga wajar divestasi saham 10,64% milik PT Freeport Indonesia senilai US$ 1,7 miliar. Saat ini, tim tersebut tengah memvaluasi harga berdasarkan parameter-parameter saham Freeport dihitung sampai kontraknya berakhir di tahun 2021. Asal tahu saja, hitungan nilai divestasi yang ditawarkan Freeport senilia US$ 1,7 miliar merupakan hitungan cadangan hingga tahun 2041. Maka demikian, hitungan tersebut masih terhitung tidak wajar. Sehingga tim divestasi ini bakalĀ menawar harga serendah-rendahnya. Pasalnya masa kontrak Freeport terhitung hanya tinggal lima tahun lagi. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Aloysius Kiik Ro mengatakan, bahwa Kementerian BUMN sudah memiliki hitungan sendiri mengenai harga wajar Freeport terhitung sampai kontraknya berakhir.