KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah mengkaji penerapan skema baru bagi hasil di sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) dengan mengadopsi model yang berlaku di sektor minyak dan gas bumi (migas). Namun, rencana ini dinilai perlu mencermati karakteristik dasar operasional kedua industri yang berbeda. Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Rizal Kasli menjelaskan, di sektor migas terdapat dua skema pembiayaan. Pertama, cost recovery di mana biaya eksplorasi hingga produksi ditanggung pemerintah, dan kedua adalah gross split yang membebankan seluruh biaya kepada kontraktor. "Dengan skema gross split pemerintah tidak perlu mengontrol pengeluaran kontraktor karena otomatis kontraktor akan melakukan efisiensi biaya dalam operasinya. Tetapi dengan skema cost recovery pengeluaran kontraktor akan ditanggung pemerintah dan ada kemungkinan akan lebih besar pengeluarannya dan kontraktor tidak terlalu memikirkan efisiensi atau penghematan biaya operasi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (6/5/2026).
Pemerintah Siapkan Skema Bagi Hasil Pertambangan Mirip Migas, Perhapi Ingatkan Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah mengkaji penerapan skema baru bagi hasil di sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) dengan mengadopsi model yang berlaku di sektor minyak dan gas bumi (migas). Namun, rencana ini dinilai perlu mencermati karakteristik dasar operasional kedua industri yang berbeda. Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Rizal Kasli menjelaskan, di sektor migas terdapat dua skema pembiayaan. Pertama, cost recovery di mana biaya eksplorasi hingga produksi ditanggung pemerintah, dan kedua adalah gross split yang membebankan seluruh biaya kepada kontraktor. "Dengan skema gross split pemerintah tidak perlu mengontrol pengeluaran kontraktor karena otomatis kontraktor akan melakukan efisiensi biaya dalam operasinya. Tetapi dengan skema cost recovery pengeluaran kontraktor akan ditanggung pemerintah dan ada kemungkinan akan lebih besar pengeluarannya dan kontraktor tidak terlalu memikirkan efisiensi atau penghematan biaya operasi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (6/5/2026).