JAKARTA. Pemerintah berencana menambah pos anggaran produktif dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2017. Selain tambahan anggaran belanja, pemerintah juga akan menambah anggaran pembiayaan investasi untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Layanan Umum (BLU) melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemkeu) Sonny Loho mengakui, ada BUMN dan BLU yang mengusulkan tambahan anggaran PMN dalam APBNP 2017. Diantaranya adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Lembaga Aset Manajemen Negara (LMAN). PMN yang diusulkan KAI terkait pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Sementara tambahan PMN yang diusulkan LMAN terkait kekurangan dana dalam pembebasan lahan jalan tol.
Pemerintah suntik modal lebih besar ke BUMN
JAKARTA. Pemerintah berencana menambah pos anggaran produktif dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2017. Selain tambahan anggaran belanja, pemerintah juga akan menambah anggaran pembiayaan investasi untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Layanan Umum (BLU) melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemkeu) Sonny Loho mengakui, ada BUMN dan BLU yang mengusulkan tambahan anggaran PMN dalam APBNP 2017. Diantaranya adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Lembaga Aset Manajemen Negara (LMAN). PMN yang diusulkan KAI terkait pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Sementara tambahan PMN yang diusulkan LMAN terkait kekurangan dana dalam pembebasan lahan jalan tol.