JAKARTA. Pemerintah memperkirakan imbal hasil yang di dapat investor pemegang obligasi internasional Pemerintah Indonesia melonjak tahun ini. Karena itu, pemerintah mengalokasikan tambahan pos bujet untuk menanggung pajak penghasilan (PPh) seperti halnya subsidi, atas imbal hasil yang diterima oleh investor obligasi internasional. Anggaran yang dialokasikan cukup besar, mencapai Rp 2,85 triliun. Angka ini naik Rp 848 miliar atau sebesar 42,4% bila dibandingkan dengan rencana APBN 2012 yang sebesar Rp 2 triliun. Kenaikan bujet ini dengan asumsi pemerintah akan memberikan bunga lebih besar kepada investor pada tahun ini. Selain itu nilai tukar rupiah terhadap dollar AS lebih rendah tahun ini. Alhasil imbal hasil yang diterima investor menjadi lebih besar.
Pemerintah tambah alokasi subsidi pajak obligasi
JAKARTA. Pemerintah memperkirakan imbal hasil yang di dapat investor pemegang obligasi internasional Pemerintah Indonesia melonjak tahun ini. Karena itu, pemerintah mengalokasikan tambahan pos bujet untuk menanggung pajak penghasilan (PPh) seperti halnya subsidi, atas imbal hasil yang diterima oleh investor obligasi internasional. Anggaran yang dialokasikan cukup besar, mencapai Rp 2,85 triliun. Angka ini naik Rp 848 miliar atau sebesar 42,4% bila dibandingkan dengan rencana APBN 2012 yang sebesar Rp 2 triliun. Kenaikan bujet ini dengan asumsi pemerintah akan memberikan bunga lebih besar kepada investor pada tahun ini. Selain itu nilai tukar rupiah terhadap dollar AS lebih rendah tahun ini. Alhasil imbal hasil yang diterima investor menjadi lebih besar.