KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan program Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS) mulai diimplementasikan pada November 2026. Program ini menawarkan penurunan suku bunga kredit bagi perempuan dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan modal usaha. Pemerintah memangkas suku bunga KPPS dari sebelumnya sebesar 18% hingga 25% menjadi 8% flat per tahun. Kebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pinjaman yang disalurkan melalui program ini mencapai maksimal Rp 15 juta per kontrak untuk setiap penerima, dengan tenor paling lama 24 bulan.
Pemerintah Targetkan Program Kredit Perempuan Prasejahtera Berjalan November 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan program Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS) mulai diimplementasikan pada November 2026. Program ini menawarkan penurunan suku bunga kredit bagi perempuan dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan modal usaha. Pemerintah memangkas suku bunga KPPS dari sebelumnya sebesar 18% hingga 25% menjadi 8% flat per tahun. Kebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi perempuan prasejahtera untuk mengembangkan usaha. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pinjaman yang disalurkan melalui program ini mencapai maksimal Rp 15 juta per kontrak untuk setiap penerima, dengan tenor paling lama 24 bulan.