Pemerintahan Trump Pinjamkan 53,3 Juta Barel Minyak dari Cadangan Strategis AS



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintahan Presiden Donald Trump pada Senin mengumumkan akan meminjamkan 53,3 juta barel minyak mentah dari cadangan strategis minyak Amerika Serikat atau Strategic Petroleum Reserve (SPR) kepada perusahaan-perusahaan energi.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan global untuk menenangkan pasar minyak dunia yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) menyebutkan, sembilan perusahaan energi ikut dalam program pinjaman minyak tersebut, termasuk Exxon Mobil, Trafigura, serta Marathon Petroleum.


Meski demikian, total pinjaman yang diserap perusahaan hanya sekitar 58% dari 92,5 juta barel yang sebelumnya ditawarkan DOE pada bulan lalu.

Sebelumnya pada musim semi tahun ini, DOE juga telah meminjamkan sekitar 80 juta barel minyak dari SPR. Pemerintah AS menargetkan total pelepasan minyak mencapai 172 juta barel.

Baca Juga: Harga Minyak Mahal Akibat Konflik AS-Iran, Impor China dari Saudi Turun Tajam

Keputusan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai pada Maret lalu bersama lebih dari 30 negara anggota International Energy Agency untuk melepas sekitar 400 juta barel minyak ke pasar global.

Kebijakan itu diambil sebagai upaya meredam lonjakan harga minyak dan bahan bakar setelah Iran menutup Selat Hormuz, jalur strategis yang biasanya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia setiap harinya.

Kepala IEA, Fatih Birol, menyebut konflik tersebut telah menciptakan krisis energi terbesar sepanjang sejarah. Ia juga menegaskan bahwa IEA siap melepas tambahan cadangan minyak strategis apabila gangguan pasokan akibat perang terus berlanjut.

Menurut Birol, sejauh ini negara-negara anggota IEA telah melepas sekitar 20% dari total cadangan yang tersedia.

Lonjakan harga bahan bakar kini menjadi risiko politik bagi Partai Republik menjelang pemilu sela Amerika Serikat pada November mendatang. Kenaikan harga energi dinilai dapat memengaruhi dukungan publik terhadap pemerintahan Trump dan kandidat Partai Republik di Kongres.

Baca Juga: Pertemuan Xi-Trump Berpotensi Hasilkan Kesepakatan Pertanian

Data klub otomotif AAA menunjukkan harga rata-rata bensin di AS mencapai US$ 4,52 per galon pada Senin, tertinggi sejak 2022.

DOE menjelaskan bahwa minyak yang dipinjamkan dari SPR nantinya akan dikembalikan dalam bentuk minyak mentah dengan tambahan premi hingga 24%. Skema tersebut diklaim dapat membantu menstabilkan pasar energi tanpa membebani pembayar pajak AS.

Sebagai informasi, cadangan SPR Amerika Serikat disimpan di gua-gua bawah tanah pada empat lokasi di pesisir Texas dan Louisiana. Saat ini, SPR menyimpan sekitar 384 juta barel minyak, jumlah yang bahkan kurang dari kebutuhan konsumsi minyak dunia selama empat hari.