Pemesanan ORI013 mencapai Rp 13,21 triliun



JAKARTA. Dalam kurun hampir dua pekan masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI013 telah membukukan pemesanan sebesar Rp 13,21 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting mengatakan, per 11 Oktober 2016, pemerintah telah meraup pemesanan ORI013 senilai Rp 13,21 triliun atau 66,05% dari total target penerbitan yang dibidik Rp 20 triliun.

"Pemerintah optimistis (bisa mencapai target)," ujarnya.


Euforia penawaran surat utang ritel ini dialami salah satu agen penjual PT Trimegah Securities Tbk. Tanpa merinci besarannya, Presiden Direktur Trimegah Securities Stephanus Turangan mengatakan, perusahaan sudah mencapai target pemesanan ORI013. "Kami kerja sama dengan beberapa agen penjual, ada beberapa bank," terangnya. Perusahaan juga menyematkan iklan penawaran ORI013 dalam situs mereka.

Masa penawaran ORI013 berlangsung dari 29 September 2016 - 20 Oktober 2016. Instrumen berkupon 6,6% ini tenggat waktunya 15 Oktober 2019.

Pemerintah akan membayar kupon pada tanggal 15 setiap bulan dengan pembayaran kupon pertama jatuh pada tanggal 15 November 2016. Investor yang berminat mengoleksi ORI013 dapat melakukan pemesanan minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 3 miliar di 24 agen penjual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini