Pemesanan SR024 Ditutup Hari Ini (15/4), Ini Cara Investasi Agar Dapat Kupon 5,9%



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penawaran investasi di instrumen Surat Berharga Negara (SBN) seri Sukuk Ritel SR024 ditutup hari ini, Rabu 15 April 2026. Simak cara investasi SR024 agar bisa mendapatkan imbal hasil 5,55% atau 5,9%.

Pemerintah menawarkan surat utang SR024 sejak 6 Maret 2026. SR024 laris manis hingga pemerintah menambah kuota penerbitan sukuk tersebut.

Sebelum batas akhir penawaran, penawaran SR024 sudah melewati target Rp 15 triliun. Penawaran SR024 ditutup hari ini Rabu (15/4) jam 12.00 WIB.


Baca Juga: SRIL akan Delisting, Dana Miliaran Lo Kheng Hong & Investor Saham Lain Lenyap?

Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, mengungkapkan total pemesanan SR024 telah melampaui target awal sebelum masa penawaran berakhir.

“Total akumulasi pemesanan sampai dengan Senin tanggal 13 April 2026, sebesar Rp 15,49 triliun,” ujarnya kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

Dengan rincian, pemesanan untuk tenor tiga tahun (SR024-T3) tercatat sebesar Rp 10,74 triliun, sementara tenor lima tahun (SR024-T5) mencapai Rp 4,75 triliun.

Adapun imbal hasil yang ditawarkan masing-masing sebesar 5,55% untuk SR024-T3 dan 5,9% untuk SR024-T5. Lalu masa penawaran instrumen ini berlangsung sejak 6 Maret hingga 15 April 2026.

Dengan capaian tersebut, maka target awal penerbitan sebesar Rp 15 triliun telah tercapai. Seiring masih tingginya animo masyarakat, pemerintah memutuskan menambah kuota penerbitan sebesar Rp 2,5 triliun.

Penambahan kuota tersebut terdiri dari Rp 2 triliun untuk SR024-T3 dan Rp 0,5 triliun untuk SR024-T5. ​Dengan tambahan kuota tersebut, total kuota penerbitan SR024 kini meningkat menjadi Rp 17,5 triliun. 

Menurut pantauan Kontan, per Rabu (15/4/2026) pukul 6.00 WIB, sisa kuota untuk tenor tiga tahun (SR024-T3) tinggal 1,95%. Sementara itu, tenor lima tahun (SR024-T5) masih menyisakan 0,94%.

Tonton: Kunjungi Presiden Putin, Presiden RI Tegaskan Komitmen Kerjasama Ekonomi-Energi

Cara Pemesanan SR024 

Untuk pemesanan, pemerintah menetapkan minimum pembelian sebesar Rp1 juta dan berlaku kelipatan Rp1 juta. Sementara batas maksimum pembelian ditetapkan Rp5 miliar untuk SR024T3 dan Rp10 miliar untuk SR024T5.

Underlying asset dari sukuk ini berasal dari Barang Milik Negara (BMN) serta proyek dan kegiatan kementerian/lembaga yang tercantum dalam APBN 2026. Berikut cara investasi sukuk ritel SR024 :

1. Registrasi

Registrasi untuk investasi sukuk ritel SR024 dapat dilakukan setiap saat bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga.

Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis. Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

2. Pemesanan

Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan sukuk ritel SR024 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran sukuk ritel SR024 .

Tonton: Beijing Kecam Serangan Iran, Tapi Tak Bela Teheran? Ini Alasannya

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon Investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) atas pembelian sukuk ritel SR024 melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah pembayaran, calon Investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi sukuk ritel SR024 pada tanggal setelmen/penerbitan. Setelah setelmen, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan sukuk ritel SR024 kepada Mitra Distribusi.

Tonton: Pertamina Buka Suara! Stok BBM Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Mitra Distribusi SR024 Beberapa bank yang menjadi mitra distribusi antara lain Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Negara Indonesia. Selain itu, pemerintah juga menggandeng bank syariah seperti Bank Syariah Indonesia serta platform investasi digital seperti Bareksa, Bibit, dan Tanamduit untuk memperluas jangkauan investor ritel. Melalui penerbitan Sukuk Ritel SR024 ini, pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional semakin meningkat sekaligus memperkuat pengembangan pasar keuangan syariah di dalam negeri. Masyarakat atau investor individu dapat membeli SBSBN ini melalui daftar mitra distribusi berikut :

Bank Umum: 1. PT Bank Central Asia Tbk 2. PT Bank CIMB Niaga Tbk 3. PT Bank Danamon Indonesia Tbk 4. PT Bank DBS Indonesia 5. PT Bank HSBC Indonesia 6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7. PT Bank Maybank Indonesia Tbk 8. PT Bank Mega Tbk 9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10. PT Bank OCBC NISP Tbk 11. PT Bank Panin Tbk 12. PT Bank Permata Tbk 13. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 14. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 15. PT Bank UOB Indonesia 16. PT Bank SMBC Indonesia Tbk 17. Standard Chartered Bank

Tonton: Luhut Ingatkan Bahaya Harga Minyak USD 100! APBN Indonesia Terancam  

Bank Umum Syariah: 18. PT Bank Victoria International Tbk 19. PT Bank Syariah Indonesia Tbk 20. PT Bank Muamalat Tbk

Perusahaan Efek: 21. PT BNI Sekuritas 22. PT BRI Danareksa Sekuritas 23. PT Mandiri Sekuritas 24. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 25. PT Bahana Sekuritas 26. PT Binaartha Sekuritas 27. PT Panin Sekuritas Tbk 28. PT Phillip Sekuritas Indonesia Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology): 29. PT Bareksa Portal Investasi 30. PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+) 31. PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) 32. PT Bibit Tumbuh Bersama  

Dokumen Rahasia Bocor! AS Ingin Akses Udara Militer di Indonesia?
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News