Pemilu Prancis juga unggulkan euro atas sterling



JAKARTA. Sentimen terkait pemilihan umum Eropa turut mengangkat pasangan EUR/GBP. Isu positif dari Inggris pun gagal mencuri perhatian pasar. Mengutip Bloomberg, Senin (24/4) pukul 18.53 WIB, pasangan EUR/GBP menguat 1,02% ke level 0,84636 dibanding sehari sebelumnya.

Wahyu Tribowo Laksono, analis PT Central Capital Futures menjelaskan, ketertarikan pasar pada aset beresiko kembali tinggi setelah pemilihan umum Prancis putaran pertama berakhir. Sedangkan jajak pendapat pemilu Prancis pada putaran kedua menunjukkan Emmanuel Macron unggul dengan perolehan suara 60% dibanding Marine Le Pen di angka 25%. Pasangan EUR/GBP yang sempat anjlok pada tanggal 18 April lalu akhirnya kembali menanjak.

Macron memang menjadi kandidat favorit pasar untuk menggantikan presiden saat ini yakni Francois Hollande. Sedangkan Le Pen merupakan kandidat yang cukup kontroversial lantaran rasis dan cenderung anti imigran.


Sementara di sisi lain, GBP juga didukung oleh banyak sentimen positif dari Inggris. Perdana Menteri Inggris, Theresa May belum lama ini mengumumkan percepatan pemilu dan disambut baik oleh pasar. Penyerahan artikel 50 terkait Brexit juga mendapat sambutan wajar sehingga memberi dorongan pada poundsterling.

Dalam jangka panjang, GBP masih unggul jika dibandingkan dengan euro. "Hanya saja saat ini sentimen dari Eropa cukup kuat untuk mendorong penguatan EUR/GBP dalam jangka pendek," ungkap Wahyu. Data ekonomi Eropa yakni iklim bisnis Jerman bulan April meningkat di level 112,9 dari sebelumnya 112,4 sehingga turut memberi keuntungan pada laju EUR.

Selasa (25/4) GBP menanti data pinjamam sektor publik Inggris, sementara euro minim sentimen. Wahyu memperkirakan masih ada ruang EUR/GBP untuk melanjutkan penguatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto