KONTAN.CO.ID - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bahwa target militer dan pembangunan baru akan ditetapkan dalam Kongres Partai yang digelar bulan ini. Hal tersebut dilaporkan kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada Kamis (19/2/2026). Kim menghadiri seremoni penyerahan peluncur roket ganda kaliber 600 mm kepada Kongres ke-9 Partai Buruh yang berkuasa.
Baca Juga: Dolar Menguat Usai Risalah The Fed Isyaratkan Tak Terburu-buru Pangkas Suku Bunga Sebanyak 50 unit peluncur tersebut disebut merupakan “hadiah” dari para pekerja industri amunisi Korea Utara. Acara tersebut berlangsung pada hari yang sama dengan peletakan batu pertama proyek konstruksi baru di Distrik Hwasong, Pyongyang. Dalam pidatonya, Kim mengklaim peluncur roket tersebut “nyaris tidak berbeda dengan rudal balistik presisi tinggi dari sisi akurasi dan daya hancur.” Ia menambahkan bahwa sistem tersebut “cocok untuk serangan khusus, yakni menjalankan misi strategis,” serta telah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sistem panduan gabungan. Menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap News Agency, pernyataan Kim soal “misi strategis” dipandang sebagai sinyal kemampuan sistem itu untuk membawa hulu ledak nuklir.
Baca Juga: Ancaman Konflik: Militer AS Siaga, Iran Siapkan Proposal Kongres ke-9 Partai Buruh merupakan forum politik terbesar di Korea Utara yang berfungsi mengevaluasi kinerja, menetapkan arah kebijakan baru, dan berpotensi melakukan perubahan kepemimpinan. Kim dalam pidatonya menyatakan bahwa kongres tersebut akan “mendeklarasikan fase berikutnya dari inisiatif dan tujuan pertahanan mandiri.”
Ia juga menegaskan bahwa proyek modernisasi militer untuk menghadapi ancaman eksternal akan dipercepat. Analis dari Korea Institute for National Unification di Seoul, Hong Min, memperkirakan Kongres ke-9 dapat dimulai secepatnya pada Kamis atau Jumat pekan ini.