KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS dan Israel di dilakukan pada pekan ini. Media pemerintah Iran pun akhirnya mengkonfirmasi hal tersebut saat gelombang serangan lain melanda negara itu pada Minggu (1/3/2026). Berikut adalah reaksi internasional atas kematiannya:
- Presiden Komisi Eropa Ursula Von Der Leyen
"Dengan kepergian Khamenei, ada harapan baru bagi rakyat Iran. Kita harus memastikan bahwa masa depan adalah milik mereka untuk diklaim dan dibentuk. Pada saat yang sama, momen ini membawa risiko nyata ketidakstabilan yang dapat mendorong kawasan ini ke dalam spiral kekerasan."
- Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani
"Untuk saat ini, Iran berada dalam fase transisi, dan masih harus dilihat berapa lama akan berlangsung dan apa dampak perang tersebut. Yang pasti adalah bahwa seorang pemimpin yang telah membimbing Iran selama beberapa dekade telah tiada, dan itu pasti akan memiliki konsekuensi, termasuk hilangnya otoritas pribadi Khamenei atas penduduk."
Baca Juga: Pasokan Energi Dunia Terancam: Selat Hormuz Ditutup Iran, Harga Gas Melonjak - Juru Bicara Pemerintah Prancis Maud Bregeon
"Dia bertanggung jawab atas kematian ribuan warga sipil di negaranya dan di kawasan itu, jadi kita hanya bisa menyambut kepergiannya. Sekarang terserah rakyat Iran untuk memilih takdir mereka sendiri."
- Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas
"Kematian Ali Khamenei adalah momen penting dalam sejarah Iran. Apa yang akan terjadi selanjutnya tidak pasti. Tetapi sekarang ada jalan terbuka menuju Iran yang berbeda, Iran yang mungkin memiliki kebebasan lebih besar bagi rakyatnya untuk membentuknya."
- Presiden Rusia Vladimir Putin
"Mohon terima belasungkawa mendalam saya sehubungan dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Seyed Ali Khamenei, dan anggota keluarganya, yang dilakukan dengan pelanggaran sinis terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional."
- Menteri Luar Negeri Swesia Maria Stenergard
"Ayatollah Ali Khamenei telah dipastikan meninggal dunia. Ini bisa membuka peluang. Namun masih banyak ketidakpastian yang tersisa.
"Masa depan Iran harus menjadi milik rakyat. Tetapi jalan menuju ke sana masih panjang." Risiko spiral kekerasan di Timur Tengah tetap besar.
Baca Juga: OpenAI Kuasai Pertahanan AS, Kontrak Pentagon Ratusan Juta Dolar - Majelis Ulama Indonesia (MUI)
"Dewan Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Israel-Amerika pada 28 Februari. "Amerika Serikat, yang memainkan peran sentral dalam mengelola konflik Palestina melalui BoP (Dewan Perdamaian), menghadapi pertanyaan besar: apakah strategi ini benar-benar bertujuan untuk perdamaian yang adil, atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang tidak setara dan mengubur kemerdekaan Palestina? Oleh karena itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia untuk mencabut keanggotaannya dari BoP."