Pemprov akan suntik modal Bank Banten Rp 200 miliar lewat rights issue



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mengumumkan kabar baik. Bank milik pemerintah provinsi Banten ini dalam waktu dekat ini akan mendapatkan suntikan modal dari pemprov.

Fahmi Bagus Mahesa, Direktur Utama Bank Banten bilang, akan ada setoran modal dari pemprov senilai Rp 200 miliar.

"Angka kepastiannya jika sudah ada keputusan resmi di APBD-P yang kemungkinan akhir bulan ini," kata Fahmi kepada Kontan.co.id, Senin (3/8).


Nantinya suntikan modal ini akan dilakukan melalui penerbitan saham baru atau rights issue. Selain pemprov, BRI dikabarkan juga akan ikut dalam suntikan modal ini.

Masuknya BRI sebagai salah satu investor yang menyuntik modal ke Bank Banten ini seiring dengan kerja sama yang dilakukan selama ini. Pada pertengahan Agustus 2018 lalu Gubernur Banten dan Direktur Suprajarto juga sudah bertemu.

Sumber Kontan.co.id di manajemen BRI yang mengetahui hal ini menyebut, sebelum melakukan suntikan modal, bank perlu kondisinya dan disesuaikan dengan kondisi bisnis. "Kami masih melakukan penjajakan secara mendalam," kata sumber Kontan.co.id.

Suntikan modal ini merupakan upaya penyehatan bank Banten. Dana ini juga akan ekspansi jaringan kantor.

Dana ini akan diambil melalui APBD perubahan 2018. DPRD disebut mendukung rencana penambahan modal yang diajukan Pemprov ini.

Rencana penambahan modal ini akan dibahas oleh tim DPRD. Lalu, DPRD juga akan meminta penjelasan dari tim anggaran pemerintah daerah berkaitan dengan kepastian slot anggaran untuk Bank Banten.

Sebagai gambaran, berdasarakan laporan keuangan Juni 2018, modal inti Bank Banten baru sebesar Rp 371 miliar atau masuk dalam kategori bank BUKU I.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Narita Indrastiti