KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) Uus Sukmara mengatakan, jumlah korban meninggal akibat demam berdarah dengue ( DBD) di Jabar hingga 31 Januari 2019 berjumlah 18 orang dari total 2.461 kasus DBD. Jumlah tersebut meningkat dari data pada 28 Januari berjumlah 14 korban meninggal. Uus mengatakan, salah satu penyebab tingginya korban DBD di Jabar disebabkan peningkatan populasi nyamuk di daerah endemik. "Kenapa terjadi peningkatan berkaitan dengan populasi nyamuk. Pada umumnya di kita daerah endemik, virusnya sudah ada di tubuh manusia. Pada saat gigitan nyamuk meningkat itu sudah siap menularkan virus dengue," ujar Uus dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jabar, Jumat (8/2).
Pemprov Jabar catat 18 orang meninggal akibat DBD per Januari 2019
KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) Uus Sukmara mengatakan, jumlah korban meninggal akibat demam berdarah dengue ( DBD) di Jabar hingga 31 Januari 2019 berjumlah 18 orang dari total 2.461 kasus DBD. Jumlah tersebut meningkat dari data pada 28 Januari berjumlah 14 korban meninggal. Uus mengatakan, salah satu penyebab tingginya korban DBD di Jabar disebabkan peningkatan populasi nyamuk di daerah endemik. "Kenapa terjadi peningkatan berkaitan dengan populasi nyamuk. Pada umumnya di kita daerah endemik, virusnya sudah ada di tubuh manusia. Pada saat gigitan nyamuk meningkat itu sudah siap menularkan virus dengue," ujar Uus dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jabar, Jumat (8/2).