Penawaran Masuk Lelang SUN Tertinggi Selama 2023, Berikut Catatan DJPPR



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah melaksanakan Lelang Surat Utang Negara (SUN) pada hari ini, Selasa (13/6). Lelang SUN kali ini mencatatkan penawaran masuk (incoming bids) tertinggi di sepanjang tahun 2023.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan mengungkapkan, penawaran masuk lelang SUN hari ini tercatat sebesar Rp 76,24 triliun. Angka tersebut naik dari capaian lelang SUN dua pekan sebelumnya yang sebesar Rp 58,44 triliun.

Incoming bids ini merupakan tertinggi selama tahun 2023,” kata Deni dalam siaran pers, Selasa (13/6).


Menurut Deni, investor sudah mulai priced-in bahwa The Fed akan mempertahankan Fed Fund Rate pada FOMC meeting bulan Juni di pekan ini, di tengah indikator ekonomi Amerika Serikat (AS) yang mulai diwarnai pelemahan. Kondisi tersebut mendorong peningkatan minat investor pada lelang SUN hari ini.

Baca Juga: Penawaran Masuk Rp 76 Triliun, Pemerintah Serap Rp 15 Triliun di Lelang SUN Hari Ini

Selain itu, kondisi perekonomian domestik cukup positif diantaranya cadangan devisa Indonesia tetap tinggi sebesar US$139,3 miliar dan angka inflasi yang terus menurun dari 4,33% (yoy) menjadi 4,00% (yoy) di bulan Mei 2023.

Hal itu terbukti dengan penawaran masuk oleh investor asing pada lelang SUN hari ini meningkat signifikan menjadi Rp 19,16 triliun dari Rp 6,88 triliun pada dua lelang sebelumnya. Incoming bids tersebut mencetak nilai penawaran tertinggi selama tahun 2023 dari investor asing.

Mayoritas penawaran masuk oleh investor asing pada seri SUN tenor 10 tahun yaitu Rp 8,71 triliun atau 45,45% dari total incoming bids investor asing, dan dimenangkan sebesar Rp 2,86 triliun atau setara 19,06% dari total penawaran yang dimenangkan (awarded bids).

Secara keseluruhan, mayoritas permintaan investor lelang terhadap kali ini pada seri SUN dengan tenor yang lebih panjang yaitu tenor 10 dan 15 tahun. Total penawaran terhadap SUN tenor 10-15 tahun sebesar Rp 43,1 triliun atau setara 56,53% dari total incoming bids, dengan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 8,2 triliun atau setara 54,67% dari total awarded bids.

Baca Juga: Kenaikan Bunga Obligasi Korporasi Diprediksi Terbatas Pada Semester II-2023

Dalam lelang kali ini, ada tujuh (7) seri yang ditawarkan. Ketujuh seri tersebut ialah seri SPN12230914, SPN12240229, FR0095, FR0096, FR0098, FR0097 dan FR0089.

Deni mengatakan, lelang kali ini terjadi penurunan yield yang terus berlanjut seiring pula dengan meningkatnya permintaan SUN di pasar perdana. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh borrowing cost yang lebih kompetitif dengan ditandai turunnya weighted average yield (WAY) pada lelang SUN hari ini sebesar 9 bps-22 bps apabila dibandingkan dengan level WAY lelang sebelumnya. Penurunan terbesar pada seri SUN tenor 15 tahun yaitu sebesar 22 bps.

Dengan mempertimbangkan yield Surat Berharga Negara (SBN) yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, serta kondisi APBN terkini, Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15 triliun pada lelang hari ini.

Sesuai dengan kalender penerbitan SBN tahun 2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati