Pencadangan menekan kinerja perbankan kuartal 3



JAKARTA. Perbankan masih mewaspadai kenaikan kredit bermasalah pada kuartal 3 2016. Kenaikan kredit bermasalah ini diprediksi membuat beberapa bank melakukan antisipasi yaitu menaikkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang efeknya menekan laba bank pada kuartal 3 2016.

Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja mengatakan, secara garis besar, kinerja mereka pada kuartal 3 2016 ini masih ditandai dengan kualitas kredit yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Selain itu isu yang menjadi perhatian pada kuatal kemarin adalah kredit yang masih belum terlalu bagus pertumbuhannya.

“Kuartal 3 mulai ada kenaikan pendapatan non bunga yang cukup bagus, harapannya kinerja kuartal 4 nanti lebih baik pertumbuhannya dengan selesainya gelombang tax amnesty,” ujar Parwati kepada KONTAN, Sabtu, (1/10).


Walaupun beberapa bank belum mempublikasikan kinerja bank pada kuartal 3 2016, namun berdasarkan publikasi laporan keuangan bulanan Agustus tercatat kredit dan laba bank walaupun masih bertumbuh, namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Juli 2016.

PT Bank Central Asia Tbk misalnya. Bank berkode emiten BBCA ini sampai Agustus 2016 mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 14,51% yoy menjadi Rp 13,4 triliun. Kenaikan laba ini lebih rendah dibandingkan Juli 2016 yang naik 15,62% yoy.

Rendahnya laba ini salah satunya disebabkan karena pencadangan yang masih cukup tinggi. Sampai Agustus 2016, CKPN tercatat juga mengalami kenaikan 44,74% yoy menjadi Rp 10,4 triliun atau lebih tinggi dari kenaikan Juli 2016 sebesar 43,02% yoy.

Sedangkan sisi kredit, tercatat bank milik Group Djarum ini hanya mengalami pertumbuhan 6,39% yoy menjadi Rp 381,9 triliun. Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan bahwa untuk kredit sampai Agustus 2016 mulai tampak ada kenaikan namun masih sebesar kenaikan posisi Juni 2016.

“Secara umum kredit masih rendah karena adanya pengembalian kredit modal kerja setelah lebaran, karena kebutuhan kredit yang masih rendah,” ujar Jahja kepada KONTAN, Sabtu (1/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News